Dasar-Dasar Kebakaran & Pencegahan
Silabus Pelatihan Fire Safety & Emergency Response
Tujuan Pembelajaran
Peserta mampu memahami fenomena kimia api, mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, serta memahami kewajiban hukum perusahaan dan pekerja dalam penanggulangan kebakaran.
Rincian Materi
1. Teori Api & Anatomi Kebakaran
60 Menit- Fenomena Kimia Api: Penjelasan mendalam mengenai Fire Triangle (Oksigen, Panas, Bahan Bakar) dan Fire Tetrahedron (Reaksi Rantai Kimia).
- Fase Kebakaran: Mempelajari tahap Incipient (awal), Growth (pertumbuhan), Flashover, Fully Developed, hingga Decay (padam).
- Produk Kebakaran: Bahaya asap, panas, gas beracun ($CO$, $CO_2$, $HCN$), dan kekurangan oksigen.
-
Klasifikasi Kebakaran (Standar Indonesia & Internasional):
Kelas A: Benda padat mudah terbakar (Kayu, Kertas).Kelas B: Cairan dan gas (Bensin, Solar, LPG).Kelas C: Peralatan listrik bertegangan.Kelas D: Logam (Magnesium, Kalium).Kelas K: Lemak memasak (Minyak goreng).
2. Analisis Bahaya & Mitigasi
60 Menit- Risk Assessment: Teknik identifikasi sumber api di area perkantoran vs area industri.
- Storage Management: Prosedur penyimpanan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan penggunaan Lembar Data Keselamatan Bahan (MSDS).
- Bahaya Listrik & Petir: Pemahaman beban berlebih (overload), arus pendek (short circuit), serta pentingnya sistem grounding dan penyalur petir.
3. Aspek Legal & Peraturan
45 Menit- UU No. 1 Tahun 1970: Kewajiban pengurus dalam menyediakan alat pemadam dan latihan bagi pekerja.
- Kepmenaker No. 186/1999: Struktur organisasi tim pemadam kebakaran di tempat kerja (Kelas D, C, B, A).
- Instruksi Menaker No. 11/1997: Pengawasan khusus K3 penanggulangan kebakaran.
Logistik Pelatihan
A. Pelatihan Offline (In-Person)
| Kategori | Item Logistik | Keterangan |
|---|---|---|
| Ruangan | Ruang Kelas / Aula | Kapasitas sesuai jumlah peserta dengan ventilasi baik. |
| Alat Peraga | Set Segitiga Api | Model fisik/visual untuk menunjukkan elemen api. |
| Materi Fisik | Modul Cetak & Alat Tulis | Handout materi dan buku catatan. |
| Demonstrasi | Sampel Media Bakar | Potongan kayu, cairan flammables (untuk demo skala kecil/video). |
| Dokumentasi | Daftar Hadir & Sertifikat | Bukti keikutsertaan. |
| Fasilitas | Proyektor & Sound System | Untuk presentasi video anatomi kebakaran. |
B. Pelatihan Online (Virtual)
| Kategori | Item Logistik | Keterangan |
|---|---|---|
| Platform | Zoom / Google Meet / MS Teams | Pastikan memiliki fitur Breakout Room dan Polling. |
| Media Visual | Slide Presentasi Interaktif | Menggunakan animasi atau video simulasi kebakaran. |
| Interaksi | Tools Kuis (Mentimeter/Kahoot) | Untuk menguji pemahaman klasifikasi api secara real-time. |
| Koneksi | Internet Stabil & Mic/Webcam | Minimal kecepatan 10 Mbps untuk pemateri. |
| E-Logistic | E-Certificate & PDF Module | Dikirim via email atau Learning Management System (LMS). |
| Rekaman | Cloud Storage | Untuk menyimpan rekaman sesi bagi peserta yang ingin mengulang. |
Metode Evaluasi
- Pre-test & Post-test: Mengukur peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah materi.
- Studi Kasus: Peserta diberikan foto area kerja dan diminta mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran yang ada.
Dasar-Dasar Kebakaran & Pencegahan
Silabus Pelatihan Fire Safety & Emergency Response
Tujuan Pembelajaran
Peserta mampu memahami fenomena kimia api, mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, serta memahami kewajiban hukum perusahaan dan pekerja dalam penanggulangan kebakaran.
Rincian Materi
1. Teori Api & Anatomi Kebakaran
60 Menit- Fenomena Kimia Api: Penjelasan mendalam mengenai Fire Triangle (Oksigen, Panas, Bahan Bakar) dan Fire Tetrahedron (Reaksi Rantai Kimia).
- Fase Kebakaran: Mempelajari tahap Incipient (awal), Growth (pertumbuhan), Flashover, Fully Developed, hingga Decay (padam).
- Produk Kebakaran: Bahaya asap, panas, gas beracun ($CO$, $CO_2$, $HCN$), dan kekurangan oksigen.
-
Klasifikasi Kebakaran (Standar Indonesia & Internasional):
Kelas A: Benda padat mudah terbakar (Kayu, Kertas).Kelas B: Cairan dan gas (Bensin, Solar, LPG).Kelas C: Peralatan listrik bertegangan.Kelas D: Logam (Magnesium, Kalium).Kelas K: Lemak memasak (Minyak goreng).
2. Analisis Bahaya & Mitigasi
60 Menit- Risk Assessment: Teknik identifikasi sumber api di area perkantoran vs area industri.
- Storage Management: Prosedur penyimpanan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan penggunaan Lembar Data Keselamatan Bahan (MSDS).
- Bahaya Listrik & Petir: Pemahaman beban berlebih (overload), arus pendek (short circuit), serta pentingnya sistem grounding dan penyalur petir.
3. Aspek Legal & Peraturan
45 Menit- UU No. 1 Tahun 1970: Kewajiban pengurus dalam menyediakan alat pemadam dan latihan bagi pekerja.
- Kepmenaker No. 186/1999: Struktur organisasi tim pemadam kebakaran di tempat kerja (Kelas D, C, B, A).
- Instruksi Menaker No. 11/1997: Pengawasan khusus K3 penanggulangan kebakaran.
Logistik Pelatihan
A. Pelatihan Offline (In-Person)
| Kategori | Item Logistik | Keterangan |
|---|---|---|
| Ruangan | Ruang Kelas / Aula | Kapasitas sesuai jumlah peserta dengan ventilasi baik. |
| Alat Peraga | Set Segitiga Api | Model fisik/visual untuk menunjukkan elemen api. |
| Materi Fisik | Modul Cetak & Alat Tulis | Handout materi dan buku catatan. |
| Demonstrasi | Sampel Media Bakar | Potongan kayu, cairan flammables (untuk demo skala kecil/video). |
| Dokumentasi | Daftar Hadir & Sertifikat | Bukti keikutsertaan. |
| Fasilitas | Proyektor & Sound System | Untuk presentasi video anatomi kebakaran. |
B. Pelatihan Online (Virtual)
| Kategori | Item Logistik | Keterangan |
|---|---|---|
| Platform | Zoom / Google Meet / MS Teams | Pastikan memiliki fitur Breakout Room dan Polling. |
| Media Visual | Slide Presentasi Interaktif | Menggunakan animasi atau video simulasi kebakaran. |
| Interaksi | Tools Kuis (Mentimeter/Kahoot) | Untuk menguji pemahaman klasifikasi api secara real-time. |
| Koneksi | Internet Stabil & Mic/Webcam | Minimal kecepatan 10 Mbps untuk pemateri. |
| E-Logistic | E-Certificate & PDF Module | Dikirim via email atau Learning Management System (LMS). |
| Rekaman | Cloud Storage | Untuk menyimpan rekaman sesi bagi peserta yang ingin mengulang. |
Metode Evaluasi
- Pre-test & Post-test: Mengukur peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah materi.
- Studi Kasus: Peserta diberikan foto area kerja dan diminta mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran yang ada.