Skip ke Konten
  • +62 851 6999 3336

PENOLONG TERAMPIL INDONESIA
  • Beranda
  • Jadwal Training PENA
    • Jadwal Training 2026
    • Pelatihan Gratis PENA
    • Pelatihan Driver Ambulance
    • Absensi Digital
    • Terlaksana
  • Bergabung Bersama PENA
    • Pendaftaran Member Pena
    • First Aider
    • Instruktur
    • Cabang PENA
    • Modul Materi Pertolongan Pertama
    • Modul Materi Ambulance
    • Silabus Pertolongan Pertama PENA
  • Layanan Utama PENA
    • Layanan Kami
    • Training First Aid Paket Keluarga
    • Training First Aid Paket Komunitas
    • Toko
  • Tentang PENA
    • Berita Pena
    • Sejarah Berdirinya PENA
    • Maskot Utama
PENOLONG TERAMPIL INDONESIA
      • Beranda
      • Jadwal Training PENA
        • Jadwal Training 2026
        • Pelatihan Gratis PENA
        • Pelatihan Driver Ambulance
        • Absensi Digital
        • Terlaksana
      • Bergabung Bersama PENA
        • Pendaftaran Member Pena
        • First Aider
        • Instruktur
        • Cabang PENA
        • Modul Materi Pertolongan Pertama
        • Modul Materi Ambulance
        • Silabus Pertolongan Pertama PENA
      • Layanan Utama PENA
        • Layanan Kami
        • Training First Aid Paket Keluarga
        • Training First Aid Paket Komunitas
        • Toko
      • Tentang PENA
        • Berita Pena
        • Sejarah Berdirinya PENA
        • Maskot Utama
    • +62 851 6999 3336

    Silabus Dasar Vertical Rescue (Detail Operasional)

    1. Pengenalan Vertical Rescue

    Definisi Spesifik: Membedakan antara panjat tebing (sport) dengan rescue (beban ganda, faktor keamanan tinggi).

    Sejarah & Evolusi: Perkembangan alat dari serat alam ke serat sintetis dan alat mekanis modern.

    Peran SAR: Posisi tim vertical rescue dalam struktur komando operasi (ESAR, HART, atau TRC).

    2. Hukum & Etika Penyelamatan

    Aspek Legalitas: Memahami perlindungan hukum bagi penolong (Standard Operating Procedure sebagai pelindung hukum).

    Etika Medan: Izin akses area (jika di lahan privat), penghormatan terhadap korban, dan menjaga kerahasiaan data medis/kondisi korban di lapangan.

    Tanggung Jawab Moral: Prinsip "Do No Further Harm" (Jangan menambah cedera pada korban).

    3. Manajemen Risiko & Safety Officer

    Identifikasi Bahaya (HIRA): Analisis Object Falling (batuan/alat), cuaca (petir, angin kencang), dan kelelahan personil.

    Faktor Keamanan (Safety Factor): Prinsip beban statis vs dinamis serta rasio keamanan alat (umumnya 10:1 atau 15:1 untuk human load).

    Peran Safety Officer: Otoritas mutlak untuk menghentikan operasi jika ditemukan prosedur yang tidak aman.

    4. Anatomi Medan Vertikal

    Geologi & Struktur: Identifikasi jenis batuan (rapuh/solid) dan struktur gedung (titik tambat pada beton/besi).

    Klasifikasi Sudut:

    • Slope/Scree: < 45°
    • Steep/Vertical: 60° - 90°
    • Overhang/Ceiling: > 90°

    Micro Siting: Pemilihan jalur lintasan terbaik untuk meminimalkan gesekan tali (rope rub).

    5. Komunikasi Lapangan

    Aba-aba Suara: Standardisasi instruksi (misal: "Beri", "Tarik", "Tahan", "Slack", "Tension").

    Isyarat Tangan & Peluit: Penggunaan kode peluit saat suara terdistorsi angin atau jarak (1 tiup: Berhenti, 2 tiup: Naik/Tarik, 3 tiup: Turun/Ulur).

    Kebutuhan Logistik (Per Kelas/Tim)
    A. Perangkat Instruksional
    Item Spesifikasi Kegunaan
    Papan Tulis/Flipchart Ukuran standar Visualisasi sistem gaya dan sudut tebing.
    Proyektor & Layar HD Resolution Presentasi video studi kasus kegagalan alat/operasi.
    Buku Saku (Handbook) Tahan air (Laminating) Panduan standar aba-aba dan kode etik.
    B. Alat Peraga & Praktik Dasar
    • Tali Statis (Sample): Potongan tali 2 meter untuk pengenalan anatomi tali (kernmantle).
    • Kumpulan Carabiner: Berbagai tipe (Screw gate, Autolock, Steel, Alumunium) untuk identifikasi alat.
    • Contoh Alat Rusak: Untuk simulasi "Safety Officer" dalam mengidentifikasi alat yang sudah tidak layak pakai (reject criteria).
    • Radio Komunikasi (HT): Minimal 2 unit untuk simulasi komunikasi antar unit.
    • Whistle (Peluit): Peluit high-decibel untuk praktik isyarat suara.
    C. Alat Pelindung Diri (APD) Dasar
    • Helm Safety: Standar EN 12492 (Climbing/Work at height).
    • Sarung Tangan: Kulit atau sintetik tebal (untuk proteksi gesekan).
    • Sepatu Safety/Boot: Memiliki traksi tinggi di medan miring.
    Instruktur:

    Media sosial


     Kota Malang, Jawa Timur 65135

    LOGO PENA
    • +62 851 6999 3336
    • penolongterampil@gmail.com

    Cookie Policy

    Copyright © Penolong Terampil Indonesia
    Dipersembahkan oleh Odoo - Buat sebuah website gratis

    Kami menggunakan cookies untuk menyediakan Anda pengalaman user yang lebih baik di website ini. Kebijakan Cookie

    Hanya yang penting Saya setuju