Skip ke Konten
PENOLONG TERAMPIL INDONESIA
  • Beranda
  • Jadwal Training PENA
    • Jadwal Training 2026
    • Pelatihan Gratis PENA
    • Pelatihan Driver Ambulance
    • Absensi Digital
    • Terlaksana
  • Bergabung Bersama PENA
    • Pendaftaran Member Pena
    • First Aider
    • Instruktur
    • Cabang PENA
    • Modul Materi Pertolongan Pertama
    • Modul Materi Ambulance
    • Silabus Pertolongan Pertama PENA
  • Layanan Utama PENA
    • Layanan Kami
    • Training First Aid Paket Keluarga
    • Training First Aid Paket Komunitas
    • Toko
  • Tentang PENA
    • Berita Pena
    • Sejarah Berdirinya PENA
    • Maskot Utama
  • +62 851 6999 3336

  • Ikuti kami
PENOLONG TERAMPIL INDONESIA
      • Beranda
      • Jadwal Training PENA
        • Jadwal Training 2026
        • Pelatihan Gratis PENA
        • Pelatihan Driver Ambulance
        • Absensi Digital
        • Terlaksana
      • Bergabung Bersama PENA
        • Pendaftaran Member Pena
        • First Aider
        • Instruktur
        • Cabang PENA
        • Modul Materi Pertolongan Pertama
        • Modul Materi Ambulance
        • Silabus Pertolongan Pertama PENA
      • Layanan Utama PENA
        • Layanan Kami
        • Training First Aid Paket Keluarga
        • Training First Aid Paket Komunitas
        • Toko
      • Tentang PENA
        • Berita Pena
        • Sejarah Berdirinya PENA
        • Maskot Utama
    • +62 851 6999 3336

    • Ikuti kami

    Silabus Pelatihan Ambulance

    Jenis - Jenis Ambulance

    A. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

    Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan mampu:

    • Mengidentifikasi minimal 4 jenis ambulans berdasarkan regulasi Kementerian Kesehatan.
    • Menjelaskan perbedaan konfigurasi interior antara ambulans transport dan ambulans darurat (AGD).
    • Memahami sistem kelistrikan unit (Inverter & Aki) untuk mendukung alat medis berat (Ventilator/Defibrillator).
    • Menentukan unit mana yang layak digunakan berdasarkan kondisi klinis pasien (Triase Transportasi).

    B. Rincian Materi (Breakdown)

    Karakteristik: Digunakan untuk pasien stabil yang tidak memerlukan tindakan medis invasif selama perjalanan.

    • Fitur Utama: Kursi pendamping, gantungan infus sederhana, oksigen standar, dan stretcher manual.
    • Limitasi: Tidak disarankan untuk pasien dengan bantuan hidup mekanik (Ventilator).

    Karakteristik: Berfungsi sebagai "IGD Berjalan". Dirancang untuk pasien kritis/ Life Threatening.

    • Layout Interior: Ruang gerak petugas yang lebih luas (bisa diakses dari sisi kepala dan samping pasien), sistem oksigen sentral, dan pemeriksaan kelistrikan khusus.
    • Fitur Medis: Penempatan alat monitoring permanen (Bracket Monitor/Defibrillator), Syringe Pump, dan Suction terintegrasi.

    Karakteristik: Fokus pada sanitasi dan keamanan pengantaran jenazah.

    • Spesifikasi Khusus: Lantai yang mudah dibersihkan (anti-bakteri), rel keranda khusus, pemisahan kabin pengemudi yang kedap, dan sistem sirkulasi udara (exhaust fan) yang kuat.

    Karakteristik: Kendaraan 4x4 untuk medan berat (gunung, banjir, atau lokasi konstruksi).

    • Spesifikasi Teknis: Ground clearance tinggi, ban tipe All-Terrain (AT), perlengkapan evakuasi tambahan (Winch/Snorkel), dan tenda medis darurat yang melekat pada unit.

    Karoseri & Material: Penggunaan material Fiberglass atau ABS pada dinding interior untuk memudahkan dekontaminasi.

    Kelistrikan: Pemahaman tentang Inverter Pure Sine Wave (agar alat medis sensitif tidak rusak) dan sistem Dual Battery.

    Tata Cahaya: Perbedaan lampu operasi interior (putih terang) vs lampu istahat (biru/redup).

    Lampu Peringatan (Rotator): Aturan warna lampu (Biru untuk medis) dan pola kedipan untuk efektivitas visual.

    C. Metodologi Pelatihan

    Metode Deskripsi Aktivitas
    Walkthrough Instruktur mengajak peserta berkeliling unit dan menunjukkan letak sekring, tabung oksigen, dan tuas stretcher.
    Matching Game Peserta diberikan 5 skenario kasus pasien, lalu harus memilih unit ambulans mana yang paling tepat untuk menjemput.
    Technical Check Peserta mempraktikkan cara menyambungkan alat medis ke sumber listrik ambulans tanpa memicu korsleting.

    D. Logistik & Alat Bantu Detail

    1. Logistik Offline
    • Unit Riil: Minimal 1 unit Ambulans Transport & AGD.
    • Poster Infografis: Perbandingan spesifikasi ukuran A0.
    • Alat Ukur: Multimeter untuk tegangan listrik kabin.
    • Sample Material: Potongan lantai vinyl & dinding fiber.
    2. Logistik Online
    • 360° Virtual Tour: Link/aplikasi masuk kabin digital.
    • Katalog PDF: Buku saku spesifikasi teknis karoseri.
    • Video Komparasi: Durasi 5 menit Sirine & Pola Lampu.
    • Simulasi 3D: Gambar skematik interior & blind spot.

    E. Evaluasi Materi

    Praktik

    Menyebutkan 5 perbedaan fisik unit Transport dan AGD dalam 60 detik.

    Tertulis

    Ujian kapasitas listrik maksimal dan prosedur ganti tabung oksigen.

    Media sosial


     Kota Malang, Jawa Timur 65135

    LOGO PENA
    • +62 851 6999 3336
    • penolongterampil@gmail.com

    Cookie Policy

    Copyright © Penolong Terampil Indonesia
    Dipersembahkan oleh Odoo - Buat sebuah website gratis

    Kami menggunakan cookies untuk menyediakan Anda pengalaman user yang lebih baik di website ini. Kebijakan Cookie

    Hanya yang penting Saya setuju