Tahapan Prosedur (Rigging & Evakuasi)
1. Anchor System (Sistem Tambat Kompleks)
- Prinsip SRENE/EARNEST: Memastikan titik tambat bersifat Strong (Kuat), Redundant (Berlapis), Equalized (Beban terbagi), dan Non-Extension (Tidak ada hentakan jika satu titik gagal).
- Natural Anchor: Teknik membungkus pohon besar atau pilar beton dengan webbing atau tali.
- Artificial Anchor: Pemasangan hanger pada baut (bolt) atau penggunaan perangkat removable seperti chock dan friend pada celah batuan.
- Load Sharing vs Load Distributing: Cara membagi beban ke dua atau tiga titik tambat secara efisien.
2. Mechanical Advantage (MA) - Sistem Katrol
- Physics of Rescue: Memahami rasio gaya. Sistem 3:1 (Z-Rig) berarti menarik beban 90kg hanya terasa seperti 30kg (secara teoritis).
- Sistem Simpel, Komposit, dan Kompleks:
- 3:1 (Z-Rig): Standar evakuasi cepat.
- 5:1 atau 9:1: Digunakan untuk personil terbatas atau beban sangat berat.
- Sistem Piggyback: Menambahkan sistem MA di atas tali utama tanpa mengganggu konfigurasi utama.
- Manajemen Gesekan: Penggunaan katrol (pulley) efisiensi tinggi untuk meminimalkan actual loss.
3. Lowering & Hauling (Menurunkan & Menaikkan)
- Change Over System: Teknik mengubah sistem dari menurunkan (lowering) menjadi menaikkan (hauling) tanpa melepas beban.
- Main Line & Belay Line: Prosedur dua tali (Tali Utama untuk pergerakan, Tali Pengaman untuk back-up otomatis).
- High Directional: Penggunaan tripod atau bipod untuk mengangkat tali melewati bibir tebing/gedung agar tidak terjadi gesekan (friction) dan memudahkan tandu masuk ke area aman.
4. Stretcher Management & Patient Packaging
- Litter Packaging: Teknik mengikat korban ke tandu basket (basket stretcher) menggunakan tali atau webbing (teknik kura-kura/internal lashing).
- Vertical vs Horizontal Resultant: Memutuskan kapan korban harus dibawa secara tegak lurus (medan sempit) atau mendatar (kondisi medis kritis/cedera tulang belakang).
- Litter Attendant: Teknik personil penyelamat yang mendampingi tandu di ketinggian untuk menjaga tandu dari benturan dan memantau kondisi korban.
Kebutuhan Logistik (Per Tim Evakuasi)
| Kategori | Item | Spesifikasi | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Tandu | Basket Stretcher | Stainless Steel atau Polyethylene | 1 Unit |
| Katrol | Single & Double Pulley | Swivel Side (High Efficiency) | 4 - 6 Pcs |
| Anchorage | Webbing / Sling | Panjang 4m - 6m | 10 Pcs |
| Rigging Plate | Multi-hole Anchor Plate | Alumunium Alloy | 2 Pcs |
| Mechanical Grab | Ascender / Prusik | Untuk capture progress | 4 Pcs |
| Edge Protector | Rope Roller / Pad | Melindungi tali dari bibir tajam | 2-4 Set |
| Medical | Cervical Collar | Pelindung leher korban | 1 Pcs |
Instruktur:
Tahapan Prosedur (Rigging & Evakuasi)
1. Anchor System (Sistem Tambat Kompleks)
- Prinsip SRENE/EARNEST: Memastikan titik tambat bersifat Strong (Kuat), Redundant (Berlapis), Equalized (Beban terbagi), dan Non-Extension (Tidak ada hentakan jika satu titik gagal).
- Natural Anchor: Teknik membungkus pohon besar atau pilar beton dengan webbing atau tali.
- Artificial Anchor: Pemasangan hanger pada baut (bolt) atau penggunaan perangkat removable seperti chock dan friend pada celah batuan.
- Load Sharing vs Load Distributing: Cara membagi beban ke dua atau tiga titik tambat secara efisien.
2. Mechanical Advantage (MA) - Sistem Katrol
- Physics of Rescue: Memahami rasio gaya. Sistem 3:1 (Z-Rig) berarti menarik beban 90kg hanya terasa seperti 30kg (secara teoritis).
- Sistem Simpel, Komposit, dan Kompleks:
- 3:1 (Z-Rig): Standar evakuasi cepat.
- 5:1 atau 9:1: Digunakan untuk personil terbatas atau beban sangat berat.
- Sistem Piggyback: Menambahkan sistem MA di atas tali utama tanpa mengganggu konfigurasi utama.
- Manajemen Gesekan: Penggunaan katrol (pulley) efisiensi tinggi untuk meminimalkan actual loss.
3. Lowering & Hauling (Menurunkan & Menaikkan)
- Change Over System: Teknik mengubah sistem dari menurunkan (lowering) menjadi menaikkan (hauling) tanpa melepas beban.
- Main Line & Belay Line: Prosedur dua tali (Tali Utama untuk pergerakan, Tali Pengaman untuk back-up otomatis).
- High Directional: Penggunaan tripod atau bipod untuk mengangkat tali melewati bibir tebing/gedung agar tidak terjadi gesekan (friction) dan memudahkan tandu masuk ke area aman.
4. Stretcher Management & Patient Packaging
- Litter Packaging: Teknik mengikat korban ke tandu basket (basket stretcher) menggunakan tali atau webbing (teknik kura-kura/internal lashing).
- Vertical vs Horizontal Resultant: Memutuskan kapan korban harus dibawa secara tegak lurus (medan sempit) atau mendatar (kondisi medis kritis/cedera tulang belakang).
- Litter Attendant: Teknik personil penyelamat yang mendampingi tandu di ketinggian untuk menjaga tandu dari benturan dan memantau kondisi korban.
Kebutuhan Logistik (Per Tim Evakuasi)
| Kategori | Item | Spesifikasi | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Tandu | Basket Stretcher | Stainless Steel atau Polyethylene | 1 Unit |
| Katrol | Single & Double Pulley | Swivel Side (High Efficiency) | 4 - 6 Pcs |
| Anchorage | Webbing / Sling | Panjang 4m - 6m | 10 Pcs |
| Rigging Plate | Multi-hole Anchor Plate | Alumunium Alloy | 2 Pcs |
| Mechanical Grab | Ascender / Prusik | Untuk capture progress | 4 Pcs |
| Edge Protector | Rope Roller / Pad | Melindungi tali dari bibir tajam | 2-4 Set |
| Medical | Cervical Collar | Pelindung leher korban | 1 Pcs |
Instruktur: